Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

Mengulik Proses Terbentuknya Berlian di Dalam Mantel Bumi Serta Metode Penambangannya

proses terbentuknya berlian di dalam mantel bumi, proses terbentuknya berlian, proses pembentukan berlian,

Berlian merupakan permata langka yang terbentuk jauh di dalam Bumi dalam waktu jutaan hingga miliaran tahun. Namun, sebenarnya bagaimana proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi? Lalu, setelah terbentuk, bagaimana permata ini bisa sampai ke tangan kita? Mari simak penjelasannya melalui artikel berikut.

Baca juga: Mengulik Proses Terbentuknya Berlian Alami, Benarkah Berasal dari Batu Bara?

Bagaimana Proses Terbentuknya Berlian di Dalam Mantel Bumi?

Berlian alami bisa terbentuk setidaknya melalui empat proses yang berbeda. Namun, hanya satu proses yang menghasilkan hampir seluruh berlian yang kita temukan saat ini. Proses tersebut terjadi di mantel Bumi.

Nah, sebelum kita mengetahui bagaimana proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi, kita akan terlebih dahulu membahas proses pembentukan berlian lainnya yang tidak kalah penting untuk diketahui.

Proses Pembentukan Berlian

Sebagian besar berlian alami telah terbentuk sejak jutaan hingga miliaran tahun yang lalu. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, proses ini tidak hanya terjadi di dalam mantel Bumi, namun juga melalui proses pembentukan berlian lainnya seperti:

  • Zona subduksi (Subduction Zones): Berlian terbentuk ketika lempeng tektonik bergerak dan membawa material yang mengandung berlian, yang kemudian bisa kembali ke permukaan Bumi.
  • Lokasi tumbukan (Impact Sites): Berlian terbentuk akibat tumbukan asteroid dengan Bumi yang menghasilkan tekanan dan suhu sangat tinggi.
  • Pembentukan di luar angkasa (Formation in Space): Sejumlah peneliti menemukan nona berlian dalam jumlah besar pada meteorit. Namun, ukurannya terlalu kecil untuk digunakan sebagai bahan perhiasan.

Diamond Ladies Ring DRS0603

Diamond Ladies Ring DRF0043

Elara Diamond Ladies Ring S023-DRF0335

IDR 3,888,000

Descriptions & Detail

 

Specification

Diamond 1 = 0.01 TCW NC/VS

IDR 6,804,000

Descriptions & Detail

Apresiasikan penampilan anda dengan cincin berlian dari Diamond n Co.

 

Specification

Diamond 23 = 0.141 TCW NC/VS

IDR 10,800,000

Descriptions & Detail

Diamond 7 = 0.305 TCW NC/VS

 

Specification

Diamond 7 = 0.298 TCW NC/VS

Proses Terbentuknya Berlian di Dalam Mantel Bumi

Berlian alami terbentuk jauh di bawah permukaan Bumi, di lingkungan dengan tekanan dan suhu yang sangat tinggi. Jauh di dalam mantel Bumi, atom-atom karbon mengalami tekanan dan suhu ekstrem yang hanya dialami oleh sedikit material di planet ini.

Proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi terjadi pada kedalaman sekitar 150–200 km di bawah permukaan. Pada kedalaman ini, suhu mencapai 900–1.300 derajat Celsius dengan tekanan melebihi 45 kilobar.

Selama satu hingga tiga miliar tahun, kondisi tersebut memungkinkan atom-atom karbon membentuk susunan kisi kristal yang padat. Struktur inilah yang membuat berlian memiliki tingkat kekerasan dan kilau yang luar biasa.

Setelah melalui proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi, letusan vulkanik kemudian membawa kristal-kristal ini mendekati permukaan Bumi melalui saluran sempit yang disebut pipa kimberlite (kimberlite pipes).

Proses pengangkutan ini harus berlangsung cukup cepat agar berlian tidak berubah kembali menjadi grafit selama perjalanan menuju permukaan. Kombinasi langka antara tekanan, waktu, dan kondisi geologis inilah yang membuat berlian alami menjadi hasil proses alam yang luar biasa dan istimewa.

Macam-macam Metode Penambangan Berlian

Proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi memang telah usai, namun tidak dengan perjalanan berlian. Setelah dibawa ke permukaan oleh letusan vulkanik yang dahsyat dan langka, berlian kemudian akan ditemukan oleh manusia melalui beberapa metode penambangan.

1. Penambangan Terbuka (Open-Pit Mining)

Metode ini digunakan ketika endapan berlian berada dekat dengan permukaan Bumi. Penambangan terbuka dilakukan dengan menyingkirkan lapisan tanah dan batuan penutup (overburden) untuk mencapai bijih yang mengandung berlian. Bijih tersebut kemudian diangkut ke fasilitas pengolahan untuk dihancurkan dan disaring. Proses ini membantu memisahkan berlian dari batuan yang menyertainya.

Diamond Ladies Necklace DPF0410

Diamond Pendant DPF0323-2

Diamond Ladies Necklace DPF0189

IDR 6,902,000

Descriptions & Detail

Tampil cantik dan berkilau dengan kalung berlian dari Diamond & Co.

 

Specification

Diamond 19 = 0.112 TCW NC/VS

IDR 9,534,000

Descriptions & Detail

Diamond 7 = 0.065 TCW NC/VS

 

Specification

Diamond 7 = 0.063 TCW NC/VS

IDR 9,909,000

Descriptions & Detail

Diamond 5 = 0.3350 TCW NC/VS

 

Specification

Diamond 5 = 0.293 TCW NC/VS

2. Penambangan Bawah Tanah (Underground Mining)

Untuk endapan berlian yang berada lebih dalam, penambangan bawah tanah dilakukan dengan membuat terowongan jauh ke dalam Bumi untuk mencapai batuan yang mengandung berlian.

Ada beberapa teknik yang bisa digunakan, seperti room and pillar, block caving, dan sub-level caving. Bijih yang berhasil diekstraksi kemudian akan diangkut ke permukaan untuk diproses lebih lanjut.

3. Penambangan Aluvial (Alluvial Mining)

Penambangan aluvial digunakan ketika berlian telah berpindah dari sumber asalnya akibat proses alami, seperti aliran sungai atau peristiwa geologis lainnya.

Metode ini dilakukan dengan mengambil material dari dasar sungai atau wilayah pesisir tempat berlian mengendap selama bertahun-tahun. Ada beberapa teknik yang umumnya digunakan seperti pendulangan (panning), penyaringan menggunakan saluran air (sluicing), dan pengerukan (dredging).

4. Penambangan Laut (Marine Mining)

Penambangan laut atau marine mining dilakukan menggunakan kapal khusus yang dilengkapi teknologi canggih untuk menyedot sedimen dari dasar laut. Sedimen tersebut kemudian diproses di atas kapal untuk memisahkan berlian yang terkandung di dalamnya. Metode ini memungkinkan penambang untuk mendapatkan berlian dari lokasi yang sulit dijangkau melalui metode penambangan konvensional.

5. Penambangan Artisanal (Artisanal Mining)

Penambangan artisanal merupakan metode penambangan skala kecil yang dilakukan secara manual dan sering ditemukan di wilayah terpencil. Pada metode ini, penambang individu atau kelompok kecil akan menggali serta menyaring tanah dan kerikil dengan tangan untuk menemukan berlian.

Proses yang membutuhkan banyak tenaga ini dilakukan menggunakan peralatan sederhana dan sering kali mengandalkan keterampilan serta pengetahuan para penambang mengenai karakteristik wilayah tempat mereka bekerja.

Demikianlah penjelasan mengenai proses terbentuknya berlian di dalam mantel Bumi dan berbagai metode penambangannya. Melalui berbagai proses tersebut, atom-atom karbon yang ada di dalam Bumi bisa terbentuk menjadi batu permata yang berkilau dan akhirnya menjadi perhiasan untuk melengkapi penampilan Diamondlovers.

Baca juga: Berapa Lama Berlian Terbentuk Secara Alami? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Diamond Ladies Bangle DGK0001

Diamond Ladies Bangle Listring DGKF0232

Diamond Bangle DGKF0005

IDR 19,436,000

Descriptions & Detail

 

Specification

Diamond 7 = 0.205 TCW NC/VS

IDR 29,340,000

Descriptions & Detail

Diamond 55 = 0.7170 TCW NC/VS

 

Specification

Diamond 55 = 0.68 TCW NC/VS

IDR 12,114,000

Descriptions & Detail

Pancarkan pesona cantikmu dengan menggunakan bangle berlian dari Diamond & Co.

 

Specification

Diamond 28 = 0.106 TCW NC/VS

Nah, untuk Diamondlovers yang ingin tampil memukau dengan kilau berlian alami, Diamondlovers bisa menjelajahi keindahan dari berbagai koleksi perhiasan berlian Diamond&Co dengan mengunjungi butik perhiasan kami secara langsung maupun melihat katalog produk secara online melalui www.diamondnco.id.

Back to Top