Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

4 Alasan Mengapa Harga Emas Warna Putih Lebih Mahal dari Emas Kuning

Alasan Mengapa Harga Emas Warna Putih Lebih Mahal dari Emas Kuning

Banyak orang mungkin masih berpikir bahwa warna emas hanya kuning saja. Nyatanya, saat ini di pasaran banyak sekali emas putih. Bahkan bagi anak-anak muda, emas putih seolah lebih digandrungi dibanding emas kuning.

Secara ringkas, emas putih sendiri merupakan emas yang diperoleh dari hasil campuran emas murni dengan logam lain. Kilaunya biasa diperoleh dari lapisan unsur kimia bernama Rhodium.

Jika sebuah benda sering mengalami gesekan, biasanya warna benda tersebut akan semakin kusam. Hal yang sama juga terjadi pada emas putih. Saat pertama kali membeli emas putih di toko perhiasan, kamu mungkin melihat kilaunya sangat cemerlang. Hal ini dikarenakan kandungan Rhodium yang tinggi.

Namun seiring berjalannya waktu dan semakin sering kamu memakai perhiasan emas putih tersebut, kilaunya mulai luntur dan warna emas putihmu menjadi lebih kusam. Namun, kamu tidak perlu khawatir, kilaunya bisa kembali terlihat seperti semula dengan membawanya ke toko perhiasan untuk dilapisi dengan Rhodium. Biaya yang kamu keluarkan untuk ini tergantung seberapa pudar perhiasanmu.

Dari biaya perawatannya saja harga emas putih sudah lebih mahal. Nah, berikut 4 alasan lain mengapa emas putih lebih mahal dibanding emas kuning. 

Campuran logam

Emas putih sendiri dihasilkan dari campuran logam yang lebih kuat jika dibandingkan dengan kandungan logam pada emas kuning. Campuran emas kuning 18 karat, misalnya, terdiri dari 75% emas dan 25% tembaga dan seng.  Sementara, emas putih yang ada di pasaran biasanya terdiri dari 75% emas yang dicampur dengan 25% palladium dan perak.

Jika kita melakukan breakdown terhadap harga masing-masing kandung utama emas putih dan emas kuning, tentu dengan berat yang sama, emas putih akan memiliki harga yang lebih tinggi, karena palladium lebih mahal dibanding tembaga.

Selain itu, emas putih juga memiliki kandungan Rhodium, seperti yang dijelaskan di atas. Kandungan ini membuatnya lebih berkilau dibanding emas kuning.

 

Warna emas yang simpel

Anak muda cenderung lebih menyukai barang-barang yang simpel namun tetap elegan. Oleh karena itu, emas putih kerap menjadi pilihan terbaik untuk dijadikan perhiasan dibanding emas kuning yang warnanya diklaim lebih mencolok.

Meskipun simpel, perhiasan emas putih tetap cocok dipakai pada berbagai acara jika kamu tetap ingin tampil mewah. Bahkan emas putih kerap disebut sebagai bahan perhiasan yang terlihat modern.

Elegansi yang ditawarkan membuat harga emas putih cenderung lebih mahal dibanding emas kuning.

 

Lebih mudah dibentuk

Jika kamu pergi ke toko perhiasan, kamu mungkin melihat perbedaan yang cukup mencolok antara emas putih dan emas kuning dari segi desain. Biasanya, desain perhiasan dengan bahan dasar emas putih, misal untuk cincin, lebih variatif dibanding emas kuning.

Hal ini dikarenakan meskipun emas putih lebih kuat dibanding emas kuning, bahan perhiasan yang disenangi anak muda ini masih tetap lebih ringan dan mudah dibentuk. Hal tersebut memudahkan para desainer perhiasan mengeluarkan kreativitas tanpa batas, dan variasi desain yang dihasilkan menjadi salah satu alasan mengapa emas putih lebih mahal dibanding emas kuning.

Cocok untuk semua warna batu mulia

Perhiasan emas seperti kalung, gelang, cincin, dan sebagainya, sering ‘dikawinkan’ dengan berbagai batu mulia, misal berlian, untuk menambah nilai kemewahan serta elegansi.

Jika berlian dipasangkan dengan emas kuning, warna berlian tersebut akan terlihat kekuning-kuningan atau redup karena warna emas kuning yang lebih kuat. Namun jika berlian dipasangkan dengan emas putih, warna berlian akan terlihat semakin berkilau.

Bukan hanya itu, karena warnanya yang netral, emas putih juga lebih cocok digabungkan dengan batu mulia dari berbagai warna.

 

Nah, sekarang kamu sudah tahu mengapa harga emas putih lebih mahal dibanding emas kuning. Jadi, favoritmu yang mana?

Back to Top